Berita

FAMILY GATHERING PENANGANAN KORBAN PASUNG PSIKOTIK BERBASIS KELUARGA

Jumat, 14 Februari 2020, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan mengadakan Kegiatan Family Gathering Penanganan Korban Pasung Psikotik Berbasis Keluarga di Gedung Pertemuan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 Peserta undangan terdiri dari 7 Kasi Kesos Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pacitan, 5 Kepala/Perangkat Desa beserta keluarga ataupun pendamping korban pasung psikotik. Dinas Sosial Kabupaten Pacitan menghadirkan Bp. Wawan Kasianto DCN dari Dinas Kesehatan Pacitan sebagai Narasumber.

Beliau mengatakan bahwa “korban Pasung dapat hidup secara normal dalam arti bisa hidup berdampingan dengan lingkungan dan bisa sembuh dengan syarat antara lain pertama semua komponen harus ikut terlibat yaitu (Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RS atau puskesmas terdekat, PKH), kedua lingkungan sekitar yang mendukung korban terutama keluarga atau kerabat dekat, ketiga system pemberdayaan yang lebih ditingkatkan bagi kesembuhan korban pasung, dan keempat pasien atau korban pasung harus minum obat secara rutin.”

SELEKSI PERLINDUNGAN DAN REHABILITASI SOSIAL MARSUDI PUTRA SURABAYA

Pada hari Selasa, 14 Januari 2020 pukul 12.30 WIB s/d selesai tepatnya di lokasi Dinas Sosial Pacitan mengadakan acara kegiatan seleksi calon klien anak Angkatan I UPT PRSMP (Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya). Acara tersebut dihadiri oleh 22 anak diantaranya dari daerah Kebonagung, Tahunan dan Pringkuku. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bapak Kabid Rehsos yaitu Bapak. Pujono, S.sos, MM dan dipandu oleh Bapak. Paulus Anton Yuwono, SST  selaku Pembina Karakter Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial Anak Nakal dan Korban NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Zat aditif),  mendidik kepribadian, sikap mental/kemampuan anak agar mampu melaksanakan fungsi sosialnya. Adapun syarat untuk menjadi calon klien antara lain : Usia antara 15 -  18 th, anak berperilaku nakal seperti ( mencuri, bolos sekolah, berkelahi tawuran, minum-minuman keras, menggunakan narkoba).

Bagi klien yang lolos seleksi PRSMP akan mengikuti pelatihan selama 6 bln di Panti Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya. Selain itu klien juga akan mendapatkan bimbingan fisik dan kedisiplinan, bimbingan mental-psikologis, bimbingan mental-spiritual, bimbingan mental-intelektual, bimbingan mental-estetika,  bimbingan sosial, dan bimbingan keterampilan (keterampilan mobil dan sepeda motor serta las) dan magang kerja, resosialisasi, mendapatkan bantuan stimulant kerja, terminasi serta bantuan pengembangan (pembinaan lanjut).Pengumuman akan akan dilaksanankan awal bulan februari .

STUDI TIRU SLRT “GRINDULU MAPAN” KABUPATEN PACITAN KE SLRT “CANTIK” KOTA MALANG

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan masyarakat yang ada di Sistem Layanan Dan Rujukan Terpadu (SLRT) Grindulu Mapan mengadakan studi tiru dan pengkajian pelaksanan layanan masyarakat yang kurang beruntung dalam program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial di SLRT “CANTIK’ Kota Malang Propinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 6 Desember 2019.

Dalam paparan yang disampaikan Kasubag Program Ibu Heny Ikawati, SE dan Gunung Rahardian selaku anggota PEKSOS Dinas Sosial Kota Malang terkait pelaksanaan SLRT yang ada di Kota Malang sudah membuat Inovasi Pelayanan Rujukan Online (SKTM) di tingkat kelurahan untuk di  teruskan di SLRT dan dapat di akses di OPD terkait.

Selain itu disampaikan oleh Kasubag Program, pasca pembentukan SLRT dari Kementerian Sosial ditindak lanjuti melalui dana daerah, penambahan fasilitator dan pembentukan PUSKESOS diseluruh kelurahan Se-Kota Malang guna mengoptimalkan pelayanan masyarakat dan pelaksanaan verval data DTKS / BDT.

“Yang tidak kalah penting komitmen Wali Kota untuk memberikan pelayanan masyarakat yang mudah dan tidak bolak-balik melalui pelayanan terpadu dan penekanan terhadap pentingnya data yang valid dengan memberikan alokasi anggaran untuk SLRT mulai sekretariat sampai PUSKESOS yang memadai dalam untuk pelaksanaan verval data,” ungkap  Gunung.

Dari pelaksanaan kegiatan tersebut SLRT Grindulu Mapan Kabupaten Pacitan akan berupaya menggandeng OPD terkait guna pelayanan masyarakat dan akan membangun aplikasi yang memangkas birokasi bagi masyarakat dengan proses bertahap. Dan bersama TKPKD Kabupaten Pacitan melaksanakan sosialisasi  kepada Kepala Desa saat rakor Grindulu Mapan dengan adanya keterbatasan anggaran daerah agar bisa bersinergi proses verval DTKS di Tahun 2020  melalui anggaran dana desa sekaligus menekankan perlunya menumbuhkan PUSKESOS di masing-masing desa/kelurahan sebagai pintu awal memberikan layanan sosial masyarakat di tingkat desa/kelurahan.

KAJI BANDING DINAS SOSIAL KABUPATEN PACITAN KE SHELTER PPKS DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR

Blitar, 10 Oktober 2019 - Perhatian Pemerintah Kabupaten Pacitan, dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Pacitan dalam rangka melayani dan menangani  Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sangatlah besar. Banyaknya PMKS di wilayah Kabupaten Pacitan menjadi inspirasi Dinas Sosial Kabupaten Pacitan untuk mendirikan Rumah Singgah Sementara/Shelter sehingga dapat menampung PMKS sebelum dirujuk maupun dipulangkan ke daerah asal.

Untuk menunjang kegiatan tersebut agar maksimal, Dinas Sosial Kabupaten Pacitan melakukan Kaji Banding pengelolaan Rumah Singgah Sementara ke Shelter PPKS Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Kabupaten Blitar menjadi rujukan karena telah memiliki peraturan daerah dan adanya komitmen diantara organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dinas Sosial Kabupaten Pacitan  berharap bisa membawa manfaat yang bisa diterapkan di Kabupaten Pacitan.

Shelter PPKS Dinas Sosial Kabupaten Blitar memberikan pelayanan selama 24 jam dengan didukung 2 petugas teknis shelter, 2 petugas keamanan, dan satu petugas kebersihan. Fasilitas yang diberikan adalah ruang tempat tidur dengan 7 buah kasur, ruang khusus ODGJ, kamar mandi, mushola, dapur. Selain itu shelter Dinas Sosial Kabupaten Blitar juga menjadi tempat pembuatan Batik Ciprat yang diproduksi oleh Kelompok Disabilitas binaan Dinas Sosial Kabupaten Blitar.

Bapak Drs. Sunaryo, MM selaku Kepala Dinas Kabupaten Pacitan menuturkan bahwa beliau sangat berterima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Blitar karena diijinkan untuk melakukan kaji banding ke Shelter Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Dan beliau sangat berkesan atas Dinas Sosial Kabupaten Blitar karena sangat maksimal dalam menangani PMKS di Shelter. Ilmu yang didapat dari kaji banding ini akan di pelajari lebih lanjut untuk proses pembangunan Shelter PMKS di Kabupaten Pacitan.

STUDY BANDING TKSK DINAS SOSIAL KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH KE DINAS SOSIAL KABUPATEN PACITAN

Kamis, 3 Oktober 2019 Dinas Sosial Kabupaten Pacitan menerima delegasi tamu dari Kabupaten Pulang Pisau. Rombongan yang dipimpin langsung oleh kepala Dinas Sosial Kabupaten Pulang Pisau ini terdiri atas relawan TKSK dan pejabat di jajaran dinas sosial sebanyak 23 orang. Mereka  datang dari Kalteng untuk menggali ilmu dan inovasi pemberdayaan sosial yang dilakukan oleh Jemi Darmawan, awak TKSK kabupaten Pacitan yang meraih predikat sebagai TKSK Prestatif dengan inovasi terbaik di tahun 2018 lalu.

Ir. Satria During, kadisos Pulpis dalam sambutannya memaparkan alasan TKSK yang diasuhnya berguru ke Pacitan. Ia menjelaskan bahwa nama Jemi Darmawan yang menjadi juara TKSK nasional diharapkan bisa menginspirasi TKSK di kabupaten PULPIS.

“Pacitan ternyata tidak seperti bayangan saya sebelumnya. Yang katanya gersang dan kering. Ternyata memiliki potensi destinasi wisata yang luar biasa”, imbuhnya.

Menyambut kehadiran Dinas Sosial dari Kalteng, Sunaryo selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan merasa mendapat kehormatan.

“Gegara 1 orang sebagai ikon inovasi, yaitu mas Jemi dinsos Pacitan menjadi terkenal. Karenanya sekalian promosi, selain mencari pengalaman ke mas Jemi saya silahkan Pak During mengunjungi lokasi wisata kami yang masih alami pan penuh pesona”, imbuhnya

Setelah tukar menukar cindera mata rombongan langsung menuju Omah Balam Pak Kunis Jemi di kawasan desa Donorojo lanjut ke Kolam Kawisri binaan bang Jemi  untuk dialog dan sharing program sbagai misi utama rombongan.

Selesai acara oleh Subiyanto selaku Kepala Bidang yang membidangi Pembinaan TKSK tamu diarahkan untuk menyempurnakan kehadirannya di Pacitan ke Pantai Klayar dan Goa Gong.

PENGURUS LGOTA KAB PACITAN KEMBALI MEMBAGIKAN BANTUAN PENDIDIKAN KEPADA SISWA KURANG BERUNTUNG

Hari ini Jumat, 27 September 2019 pengurus LGOTA Kabupaten Pacitan membagikan bantuan pendidikan berupa uang tunai kepada siswa SLTP sebesar 200.000 per siswa dan SLTA sederajat sebesar 250.000 per siswa di wilayah Kecamatan Pacitan dan Kecamtan Kebonagung. Acara hari ini sekaligus mengakhiri serangkaian agenda tahap ke dua program LGOTA tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 18 September 2019.

Pekan lalu penyaluran serupa berlangsung di 5 kecamatan yakni di Kecamatan Bandar, Kecamatan Tegalombo, Kecamatan Punung, Kecamatan Pringkuku dan Kecamatan Donorojo. Giat dipimpin langsung oleh Ibu Luki Tri Baskorowati selaku ketua LGOTA Kabupaten Pacitan.

Kemudian tanggal 25 dan 26 September dilaksanakan di Kecamatan Tulakan, Kecamatan Ngadirojo, Kecamatan Sudimoro, Kecamatan Arjosari dan Kecamatan Nawangan.

Menurut Dawamuri selaku wakil ketua LGOTA mengatakan bahwa hari terakhir giat penyerahan berlangsung lancar di Kecamatan Pacitan dan Kecamatan Kebonagung. Beliau  juga menyampaikan terima kasih kepada ASN dan anggota TNI Polri yang sampai saat ini masih mempercayakan amanah sedekahnya kepada LGOTA.

SOSIALISASI DISABILITAS PEMBERIAN BANTUAN KAMBING

Sosialisasi budidaya ternak kambing & pemberian kambing bagi disabilitas produktif yang melalui kegiatan Fasilitasi dan Rehabilitasi Disabilitas dari Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Pacitan. Acara ini diawali dengan pemberian bantuan dari provinso berupa paket sembako untuk ODGJ dan pemberian bantuan uang kepada lansia. Kegiatan Sosialisasi dilaksanakan pada hari Rabu, 11 September 2019 di gedung pertemuan Balai Desa Mujing, Nawangan. Peserta pelatihan dari 2 desa yaitu desa Mujing dan desa Gondang sejumlah  50 orang peserta.

Kegiatan sosialisasi ini Dinas Sosial menggandeng Dinas Pertanian untuk dijadikan narasumber.  Tujuan dari sosialisasi ini agar peserta bisa beternak dengan cara yang benar dan tepat. Selain kegiatan sosialisasi Dinas Sosial juga memberikan bantuan kepada masing-masing peserta berupa 1 kambing betina.

Drs. Sunaryo, MM selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan menyampaikan harapan Dinas Sosial setelah pemberian bantuan kambing bagi disabilitas produktif perekomonian mereka bisa lebih meningkat dan bisa menyejahterakan keluarganya.

PACITAN KARNAVAL 2019 SINERGITAS DINAS SOSIAL DAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM MENYONGSONG PACITAN UNGGUL

Pawai Pembangunan merupakan acara 2 tahunan yang digelar untuk memperingati ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini Gabungan Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengangkat tema pelayanan publik dengan judul “SINERGITAS BUMDESA DAN E-WARONG DALAM MENSUPPORT BANTUAN PANGAN NON TUNAI”.

Dalam misi Menyongsong Pacitan Unggul, Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk Pembangunan Pacitan diantaranya:

  1. Bursa pertukaran inovasi Desa untuk kemandirian Desa;
  2. E-Warong mitra Bumdesa warga sejahtera;
  3. Dengan Dana Desa kitu wujudkan Desa maju, mandiri, demokratis dan sejahtera;
  4. Melalui Bumdesa/Bumdesa Bersama kita wujudkan kemandirian Desa;
  5. Melayani permasalahan sosial dengan sepenuh hati;
  6. Sinergitas Bumdesa dan E-Warong mensupport Bantuan Pangan Non Tunai;
  7. Shelter penampungan sementara dengan motto “Santun Melayani, Ikhlas Menemani”;
  8. Tilik Warga sebagai upaya untuk mendekatkan Pemerintahan dengan masyarakat;
  9. Melalui kerja sama antar Desa (Bumdesa Nusantara) kita wujudkan kemandirian kawasan perdesaan;
  10. Senyum yang bersahabat menjadikan pelayanan lebih berkualitas.

Selain itu untuk program dan kegiatan dalam sinergitas kedua dinas untuk mensejahterakan masyarakat diantaranya :

  1. Kebijakan Dana Desa
  2. Program Lembaga Ekonomi desa
  3. Program Inovasi Desa
  4. Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat
  5. Program Kerjasama Desa
  6. Program Pemberian Bantuan Masyarakat
  7. Program Keluarga Harapan
  8. Program Penanganan PMKS Jalanan
  9. Program Penanganan Bencana Alam dan Sosial
  10. Program Optimalisasi SDM Penanganan Sosial

Untuk visualisasi dalam Pawai Pembangunan 2019 ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menvisualisasikan dengan punokawan sebagai peraga dalam program dan kegiatannya. Sedangkan Dinas Sosial menvisualisasikan dengan membawa komponen sosial diantaranya PKH, Tagana, TKSK, Jatim Sosial Care (JSC), dan Sakti Peksos serta menyertakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sebagai bentuk permasalahan sosial yang berada di masyarakat. Tujuan visualisasi ini agar masyarakat mengetahui kinerja apa saja yang ditangani kedua dinas.

DINAS SOSIAL GELAR UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN RI DAN ZIARAH KE TMPN

Dinas Sosial Kabupaten Pacitan melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Bertindak selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan Drs. Sunaryo, MM. Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 diikuti oleh seluruh Pejabat dan Staf serta komponen sosial di Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, yang dilaksanakan di Halaman Dinas Sosial Kabupaten Pacitan. Dalam pelaksanaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 dilaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi oleh Inspektur Upacara. Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-74 kali ini dengan tema: ”SDM Unggul Indonesia Maju”.

Setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan apel Ziarah Makam di TMPN Kabupaten Pacitan. Turut hadir dalam acara diantaranya Bupati Pacitan, Wakil Bupati Pacitan, TNI, POLRI, FORKOMPIDA, LINMAS, SATPOL PP, KORPRI, Perwakilan Siswa Siswi SMA dan Mahasiswa.

RAMAIKAN HUT RI KE 74, DINAS SOSIAL GELAR JALAN SEHAT BERSAMA KOMPONEN SOSIAL

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan Drs. Sunaryo, MM di dampingi Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Pacitan Drs. M. MUHAJIR ILHAM, MM melepas gerak jalan sehat dalam rangka HUT RI Ke-74 Tahun 2019, Jum’at pagi 16 Agustus 2019.

Kegiatan ini diikuti oleh karyawan karyawati dan komponen sosial Dinas Sosial Kabupaten Pacitan diantaranya PKH, Tagana, TKSK, SLRT, Sakti Peksos dan Kortek. Selanjutnya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan Drs. Sunaryo, MM mengucapkan apresiasi atas terselenggaranya acara Gerak Jalan Sehat yang merupakan sosialisasi pentingnya berolahraga bagi tubuh dan rohani. Menurutnya kegiatan tahunan dalam rangka menyemarakan HUT RI ini, sangat baik dalam upaya menyehatkan seluruh karyawan karyawati dan komponen sosial sekaligus menjadi ajang silahturahmi yang mampu merekatkan rasa persatuan dan kesatuan dilingkungan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan.

Selain acara Gerak Jalan Sehat, panitia menyelenggarakan 1 lomba yaitu estafet bola pingpong dengan media pipa. Tujuan diadakan lomba adalah membangun kerja sama. Karyawan karyawati dan komponen sangat antusias dalam mengikuti lomba.

PACITAN EXPO 2019, BINA KREASI MEMBANGUN NEGERI

       PACITAN EXPO 2019 adalah kegiatan dalam rangka HUT RI ke 74. Tema EXPO adalah Bina Kreasi Membangun Negeri Menuju Indonesia Unggul dengan tujuan meningkatkan daya saing dan sarana meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 16 – 20 Agustus 2019.

      Tahun ini KPM PKH ikut andil dalam PACITAN EXPO 2019. Ini adalah salah satu kegiatan mewadahi wirausaha dari ibu-ibu KPM PKH kecamatan Pacitan agar mereka bisa meningkatkan pendapatan dari hasil wirausahanya sehingga perekonomianya makin meninggat dan harapanya bisa segera graduasi dari program PKH. Adapun yang terlibat dari KPM Desa Kembang dengan usaha jeruk peras, KPM Desa Tanjungsari dengan usaha cilok bumbu dan KPM Desa Tambakrejo dengan usaha lontong sate.

TINGKATAKAN GIZI, DINAS SOSIAL SALURKAN BANTUAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK ANAK YATIM PIATU DAN ANAK DISABILITAS

Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Sosial selalu memperhatikan perkembangan dan pengasuhan anak yatim piatu dan anak disabilitas di Kabupaten Pacitan. Kepedulian terhadap para anak yatim piatu dan anak disabilitas di Kabupaten Pacitan terus ditunjukkan Dinas Kabupaten Pacitan, salah satunya dengan memberikan bantuan makanan tambahan dalam upaya peningkatan gizi.

Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 5-8 Agustus 2019 dirangkaikan dengan Peringatan Kemerdekaan RI Ke 74 tahun 2019, Dinas Sosial memyalurkan 274 paket Makanan Tambahan bagi anak yatim piatu dan anak disabilitas di 5 lembaga yaitu LPYP Latahzan, SLB Tunas Bangsa Punung, SLB YKK Sumerharjo, SLB Putra Harapan Ngadirojo dan SLB Kusuma Insan Mandiri Arjosari.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Drs. Sunaryo, MM menjelaskan bahwa makanan tambahan dalam upaya peningkatan gizi bagi anak yatim piatu dan anak disabilitas sehingga kebutuhan gizinya terpenuhi, juga agar anak-anak merasakan kemeriahan perayaan Kemerdekaan RI,

"Ya harapannya bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban dari panti asuahan. Selain itu, makanan tambahan yang diberikan juga diharapkan bisa membantu  meningkatkan gizi anak-anak yatim piatu dan anak disabilitas," jelasnya.