Program
Program Keluarga Harapan
Bantuan Pangan Non Tunai
Data Statistik
Grafik Desil DTKS Per KecamatanSource: DTKS Juli 2019
Maklumat LayananSelengkapnya »

Informasi bagi seluruh operator SIKS-NG di Desa 
Sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2019 tentang pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

PengumumanSelengkapnya »

Alhamdulillah dengan rahmad Allah Yang Maha Esa, website Dinas Sosial Kabupaten Pacitan telah berhasil di rilis.

Update Berita TerbaruSelengkapnya »
FAMILY GATHERING PENANGANAN KORBAN PASUNG PSIKOTIK BERBASIS KELUARGA

Jumat, 14 Februari 2020, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan mengadakan Kegiatan Family Gathering Penanganan Korban Pasung Psikotik Berbasis Keluarga di Gedung Pertemuan Dinas Sosial Kabupaten Pacitan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 Peserta undangan terdiri dari 7 Kasi Kesos Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pacitan, 5 Kepala/Perangkat Desa beserta keluarga ataupun pendamping korban pasung psikotik. Dinas Sosial Kabupaten Pacitan menghadirkan Bp. Wawan Kasianto DCN dari Dinas Kesehatan Pacitan sebagai Narasumber.

Beliau mengatakan bahwa “korban Pasung dapat hidup secara normal dalam arti bisa hidup berdampingan dengan lingkungan dan bisa sembuh dengan syarat antara lain pertama semua komponen harus ikut terlibat yaitu (Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RS atau puskesmas terdekat, PKH), kedua lingkungan sekitar yang mendukung korban terutama keluarga atau kerabat dekat, ketiga system pemberdayaan yang lebih ditingkatkan bagi kesembuhan korban pasung, dan keempat pasien atau korban pasung harus minum obat secara rutin.”

SELEKSI PERLINDUNGAN DAN REHABILITASI SOSIAL MARSUDI PUTRA SURABAYA

Pada hari Selasa, 14 Januari 2020 pukul 12.30 WIB s/d selesai tepatnya di lokasi Dinas Sosial Pacitan mengadakan acara kegiatan seleksi calon klien anak Angkatan I UPT PRSMP (Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya). Acara tersebut dihadiri oleh 22 anak diantaranya dari daerah Kebonagung, Tahunan dan Pringkuku. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bapak Kabid Rehsos yaitu Bapak. Pujono, S.sos, MM dan dipandu oleh Bapak. Paulus Anton Yuwono, SST  selaku Pembina Karakter Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial Anak Nakal dan Korban NAPZA (Narkotika, Psikotropika, Zat aditif),  mendidik kepribadian, sikap mental/kemampuan anak agar mampu melaksanakan fungsi sosialnya. Adapun syarat untuk menjadi calon klien antara lain : Usia antara 15 -  18 th, anak berperilaku nakal seperti ( mencuri, bolos sekolah, berkelahi tawuran, minum-minuman keras, menggunakan narkoba).

Bagi klien yang lolos seleksi PRSMP akan mengikuti pelatihan selama 6 bln di Panti Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra Surabaya. Selain itu klien juga akan mendapatkan bimbingan fisik dan kedisiplinan, bimbingan mental-psikologis, bimbingan mental-spiritual, bimbingan mental-intelektual, bimbingan mental-estetika,  bimbingan sosial, dan bimbingan keterampilan (keterampilan mobil dan sepeda motor serta las) dan magang kerja, resosialisasi, mendapatkan bantuan stimulant kerja, terminasi serta bantuan pengembangan (pembinaan lanjut).Pengumuman akan akan dilaksanankan awal bulan februari .

STUDI TIRU SLRT “GRINDULU MAPAN” KABUPATEN PACITAN KE SLRT “CANTIK” KOTA MALANG

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan masyarakat yang ada di Sistem Layanan Dan Rujukan Terpadu (SLRT) Grindulu Mapan mengadakan studi tiru dan pengkajian pelaksanan layanan masyarakat yang kurang beruntung dalam program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial di SLRT “CANTIK’ Kota Malang Propinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 6 Desember 2019.

Dalam paparan yang disampaikan Kasubag Program Ibu Heny Ikawati, SE dan Gunung Rahardian selaku anggota PEKSOS Dinas Sosial Kota Malang terkait pelaksanaan SLRT yang ada di Kota Malang sudah membuat Inovasi Pelayanan Rujukan Online (SKTM) di tingkat kelurahan untuk di  teruskan di SLRT dan dapat di akses di OPD terkait.

Selain itu disampaikan oleh Kasubag Program, pasca pembentukan SLRT dari Kementerian Sosial ditindak lanjuti melalui dana daerah, penambahan fasilitator dan pembentukan PUSKESOS diseluruh kelurahan Se-Kota Malang guna mengoptimalkan pelayanan masyarakat dan pelaksanaan verval data DTKS / BDT.

“Yang tidak kalah penting komitmen Wali Kota untuk memberikan pelayanan masyarakat yang mudah dan tidak bolak-balik melalui pelayanan terpadu dan penekanan terhadap pentingnya data yang valid dengan memberikan alokasi anggaran untuk SLRT mulai sekretariat sampai PUSKESOS yang memadai dalam untuk pelaksanaan verval data,” ungkap  Gunung.

Dari pelaksanaan kegiatan tersebut SLRT Grindulu Mapan Kabupaten Pacitan akan berupaya menggandeng OPD terkait guna pelayanan masyarakat dan akan membangun aplikasi yang memangkas birokasi bagi masyarakat dengan proses bertahap. Dan bersama TKPKD Kabupaten Pacitan melaksanakan sosialisasi  kepada Kepala Desa saat rakor Grindulu Mapan dengan adanya keterbatasan anggaran daerah agar bisa bersinergi proses verval DTKS di Tahun 2020  melalui anggaran dana desa sekaligus menekankan perlunya menumbuhkan PUSKESOS di masing-masing desa/kelurahan sebagai pintu awal memberikan layanan sosial masyarakat di tingkat desa/kelurahan.

KAJI BANDING DINAS SOSIAL KABUPATEN PACITAN KE SHELTER PPKS DINAS SOSIAL KABUPATEN BLITAR

Blitar, 10 Oktober 2019 - Perhatian Pemerintah Kabupaten Pacitan, dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Pacitan dalam rangka melayani dan menangani  Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sangatlah besar. Banyaknya PMKS di wilayah Kabupaten Pacitan menjadi inspirasi Dinas Sosial Kabupaten Pacitan untuk mendirikan Rumah Singgah Sementara/Shelter sehingga dapat menampung PMKS sebelum dirujuk maupun dipulangkan ke daerah asal.

Untuk menunjang kegiatan tersebut agar maksimal, Dinas Sosial Kabupaten Pacitan melakukan Kaji Banding pengelolaan Rumah Singgah Sementara ke Shelter PPKS Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Kabupaten Blitar menjadi rujukan karena telah memiliki peraturan daerah dan adanya komitmen diantara organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menangani Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dinas Sosial Kabupaten Pacitan  berharap bisa membawa manfaat yang bisa diterapkan di Kabupaten Pacitan.

Shelter PPKS Dinas Sosial Kabupaten Blitar memberikan pelayanan selama 24 jam dengan didukung 2 petugas teknis shelter, 2 petugas keamanan, dan satu petugas kebersihan. Fasilitas yang diberikan adalah ruang tempat tidur dengan 7 buah kasur, ruang khusus ODGJ, kamar mandi, mushola, dapur. Selain itu shelter Dinas Sosial Kabupaten Blitar juga menjadi tempat pembuatan Batik Ciprat yang diproduksi oleh Kelompok Disabilitas binaan Dinas Sosial Kabupaten Blitar.

Bapak Drs. Sunaryo, MM selaku Kepala Dinas Kabupaten Pacitan menuturkan bahwa beliau sangat berterima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Blitar karena diijinkan untuk melakukan kaji banding ke Shelter Dinas Sosial Kabupaten Blitar. Dan beliau sangat berkesan atas Dinas Sosial Kabupaten Blitar karena sangat maksimal dalam menangani PMKS di Shelter. Ilmu yang didapat dari kaji banding ini akan di pelajari lebih lanjut untuk proses pembangunan Shelter PMKS di Kabupaten Pacitan.